Wujudkan Pos Gizi Desa

Bantuan Pos Gizi Desa untuk Dukung Gizi Anak dan Ibu Hamil

IDR 32.000.000

USD 2,286

Terkumpul

IDR 50.000.000

USD 3,571

Target

Deril* (5 tahun) adalah salah satu anak  dari keluarga pra-sejahtera dengan seorang Ibu yang mengasuhnya. Ibu Deril, tinggal menumpang di rumah orang tuanya bersama Deril dan kedua adiknya.  Deril dan adiknya sering sakit-sakitan, setiap bulan pasti sakit batuk pilek. Sehari-hari mereka makan seadanya dan sering tidak bisa menghadirkan menu sehat untuk tumbuh kembangnya.


Tak hanya Deril, di sejumlah daerah seperti Jawa Barat dan Sumba Barat masih banyak anak yang memiliki permasalahan gizi yang berakibat pada kondisi kesehatan anak. Gizi untuk tumbuh kembang anak harus dipenuhi sejak dalam kandungan. Seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) seorang Ibu membutuhkan dampingan ekstra agar janin atau anak dapat tumbuh dengan baik dan sehat.

Ibu Neneng* (42) adalah satu dari ibu hamil dari keluarga Pra-Sejahtera yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) disebabkan kurangnya asupan makan dan keterbatasan ekonomi yang dihadapi.  
Dalam sehari kadang hanya  makan satu kali dengan menu seadanya. Sejak hamil  belum pernah memeriksakan kehamilannya. Dua kehamilan sebelumnya Bu Neneng melahirkan di Paraji (dukun beranak) dan sempat juga keguguran.

Melalui bantuan pos gizi, mulai dari ibu hamil, balita, dan anak didampingi agar mendapatkan dampingan gizi yang baik. Sehingga terhindar dari stunting dan berbagi penyakit lain yang disebabkan oleh permasalahan gizi. Bantuan diberikan di Sumba, Jawa Barat dan Lombok.
Tak kalah penting pos gizi juga menghadirkan Pemberian Makan Tambahan (PMT) bagi Ibu hamil dan anak. Dengan bantuan pos gizi Sahabat Anak dapat menyelamatkan satu generasi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.