Darurat Bencana Kekeringan

Dampak Krisis Iklim: Kekeringan dan Gagal Panen

Keluarga yang menghadapi kemiskinan akan menanggung dampak paling berat dari krisis iklim. Tingginya kasus ISPA pada anak, kebakaran hutan, belum lagi persoalan krisis air dan gagal panen akibat dari kekeringan ekstrim. Semua berakar pada masalah besar yang belum kunjung terselesaikan: krisis iklim.

Bumi tak lagi menghasilkan cukup pangan untuk kehidupan manusia. Cuaca ekstrem merebak di segala penjuru. Dalam laporan Save the Children tahun 2021, ditemukan bahwa jutaan anak Indonesia yang lahir tahun 2020 berisiko menghadapi 3 kali lebih banyak ancaman banjir dari luapan sungai, 2 kali lebih banyak mengalami kekeringan serta 3 kali lebih banyak gagal panen


Fokus pada dampak kekeringan, Save the Children ikut meringankan beban keluarga dengan mendistribusikan bantuan diantaranya:

  1. Pangan
  2. Non-pangan (sanitasi, edukasi, shelter)
  3. Layanan kesehatan bagi warga.

Dengan perencanaan yang strategis, kami yakin dapat mempersiapkan keluarga dan anak-anak dalam menghadapi krisis serta mendorong pemerintah untuk membangun mekanisme respon yang efektif.

Kekeringan masih mengancam Indonesia. Kami menantikan uluran tangan Pahlawan Anak yang mau mewujudkan kepeduliannya. Salurkan bantuan sahabat melalui kanal Donasi Save the Children untuk menjangkau anak-anak di pelosok Indonesia yang merindukan pemulihan.

Bantu hari ini!